Akhirnya aku mengumumkan kepda teman-temanku, bahwa aku sudah menikah dengan Tono di kampung ketika kami mudik dulu. Kawan-kawan satu kos mana ada yang perduli mau nikah atau t idak. Lu ya lu, gua ya gua. Akhirnya TOno juga lebih sering tingal di tempat kosku dan kami berjanji mencarikan tempat kos yang lebih baik. Teman Tono juga mencarikan seorang tuan kadhi untruk menikahkan kami, tentu saja dengan data-data Palsu. Pokoknya uangm, kan?
Banyak temanku menyesalkan diriku, kenapa menikah tidak undang-undang. Aku diam saja. Akhirnya, anakku pun lahir perempuan yang sangat cantik, putih dengan bibirnya yang sangat tipis. Suara tangisnya demikian nyaring melengkik dan sangat manja. Setelah di rumah, kami memerikasa keadaan anak kami, ternyata tidak ada yang cacat. Kami bangga memikliki seorang anak. Aku dapat cuti dari kantor selama tiga bulan.
Setelah 40 hari Tono kirim surat ke kampung, mengatakan aku sudah mengadopsi seorang anak perempuan. Katanya dia sudah berupaya mencegar, ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda