Sejak aku tinggal bersama abangku di kota Plg, aku begitu tertarik kepada keponakanku bernama Herman, kelas 2 SMP. Walau umurnya baru 14 tahun, tapi tubuhnya sudah berbentuk. Dia memang ikut latihan senam, sebagai atlit pelajar di kota itu. Setiap kali aku menatap wajahnya, aku benar-benar horny. Ada apa denganku? Entahlah. Sejak kekasihku menikah dan meninggalkan aku, aku benci kepada semua laki-laki. Dia sudah setubuhi diriku, tapi menikah dengan prang lain. Untung aku tidak hamil.
Herman begitu manja kepadaku. AKu juga senang kepadnya dan memang suka memanjakan keponakanku yang satu...
Jumlah patah perkataan: 8272
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda