Pagi itu seperti biasanya Lala bangun dari tidurnya. Sinar mentari dari jendela kamarnya telah menyilaukan matanya dan membuatnya bangun.
“Wah, kesiangan nih!” ujar Lala menggerutu.
Segera saja gadis kecil itu beregegas menuju kamar mandi. Setelah menanggalkan semua pakaiannya ia pun mulai menyirami seluruh tubuhnya. Lalu menyabuni satu persatu anggota tubuhnya mulai dari bagian atas hingga bawah. Ketika ia menyentuh bagian vitalnya, ia terkejut karena merasakan ada sisa cairan yang sudah mengering. Tapi ia tetap meneruskan mandinya. Ia buru-buru sekali pagi itu.
Sesampainya di se...
Jumlah patah perkataan: 30256
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda