Dan kenapa aku baru tahu sekarang melalui petuah tokoh agama... sebut asaja namaku Mas, dibesarkan dari keluarga yang mampu. Masih terngiang dalam setiap benakku dengan apa yang pernah aku lakukakn pada ibuku, walau sebenarnya dia adalah mama tiriku yang begitu baik dan penuh perhatian namun telah aku khianati, terlebih mengkhianati papa. Meski lima tahun waktu beralu bayang-bayang dosa tak bisa terhapuskan olehku hingga sekarang. Ketika aku kelas 2 SMA ibuku meninggal, dua tahun kemudian ayahku menikah lagi dengan perempuan desa yang berusia berkisar 22 tahun, sedangkan papapku usianya 40 tahun. Karena sekolahku di daerah M tinggal bersama Kakek-nenek dari papaku, jadi jarang bertemu dengan mama dan papaku yang tinggal di kota L. Kejadian yang membuatku memiliki dosa –yang dalam ukuran agama- seperti membunuh 70 nabi itu berawal saat pulang mengantar undangan perpisahan sekolah. Sampai dirumah aku disambut mamaku penuh perhatian seperti anaknya sendiri. Mungkin aku perlu adaptasi...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda