Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadaku, untuk menuliskan sebuah kisah atas kehidupan yang sangat kompleks ini. Inilah hidup yang penuh dengan rahasia besar. Kiriman cerita yang panjang aku edit menjadi singkat dan inilah ceritanya. Terima kasih. Bu Supiyah sangat heran melihat putra tunggalnya, Amir yang setiap malam minggu tak pernah keluar rumah. Justru selalu saja bermanja dengan dirinya. Padahal usianya sudah 24 tahun dan sudah diwisuda jadi sarjana teknis mesin di sebuah institut besar. Amir anak yang cerdas. "Kamu kenapa tak keluar malam mingguan seperti teman-temanmu, Mir," tanya Supiyah suatu malam. Amir hanya tersenyum.
"Sana kunjungi pacaramu, masak di rumah terus," kata Supiyah lagi. "Aku gak punya pacar Mam." "Kamu ini ganteng dan anak pintar, kok gak punya pacar sih?" "Gak ada yang cocok." "Kamu mau punya pacar, perempua yang seperti apa sih?" "Seperti Mami. Cantik dan penuh kasih sayang," kata Amir. Bu Supiyah yang tersenyum saja. Begitu senangny...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda