MInah (samaran) berada dalam tahanan setelah bayinya berusia 3 bulan. Dia sangat merindukan Burhan anaknya yang selalu menemaninya kemana pun juga. Rindu sekali. Sesekali isak tangis bayinya, membuatnya meneteskan airmata, merindukan Burhan. Kalau saja Burhan ada, pastilah mereka bersama-sama merawat bayi itu dalam gubuk mereka. Memandikannya bersama di tepi anak sungai berair jernih dan bening itu. Jika tidur, bayi akan diletakkan di tengah mereka, diapit, agar bayi tidak kedinginan, seperti yang pernah dilakukannya dengan suaminya dahulu. MInah tidak tau, kenapa dia harus ditangkap. MInah bercerita, bagaimana yang lain, kenapatidak ditangkap, padahal janda itu juga digantikan anaknya sebagai suami. Jarang janda kawin lagi di kampung mereka, jika dia memiliki anak laki-laki, apalagi kalau anak itu sudah remaja. Pada malan dingin, Minah membutuhkan kehangatan speerti manusia lain. Dia memeluk Burhan untuk mengalau rasa dingin mereaberdua dan itu biasa dilakukan oleh semua ibu di ka...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda