Setelah sekian banyaknya brondong yang aku pakai, aku harus mengakui kehebatan menantiku. Tapi haruskah? Dia menantuku. Tapi godaannya, selalu membuatku selalu ingin disetubuhinya. Haruskah aku berbagi kontol dengan anakku sendiri? Kontol itu adalah kontol menantu Tono. Tono seorang bertubuh atletis, karean dia rajin Fitness. Tinginya 176 Cm. AKu sendiri hanya 154 Cm dengan berat badanku hanya 46 Kg. Jika berjalan denganya, orang selalu usil dan mengatyakan aku seperti masih brondong pula, karena tubuhku.
Kami pagi, aku, Tono mengantarkan keberangkatan Lucy anakku untuk mengikuti studi banding dari kantornya ke Sulawesi. Dia akan pulang Senin pagi. Pukul 09.20 pesawatnya take off dari bandara. Dengan cepat kami menuju mobil. Tono meminta agar kami ke rumah saja, karean dia sudah ingin bersetubuh denganku. Dia tak masuk kerja dan minta izin melalui HP, dengan alasan sakit. Aku tersenyum. "Kamu harus ikuti syarat ku." "Apa itu?" "Aku harus kamu puasi selama beberapa hari ini. Dan ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda