Sejak menjadi lumpuh akibat kecelakaan 7 bulan yang lalu nampaknya ayahku semakin depresi dari hari ke hari, sehingga suatu hari dia tiba-tiba ngamuk. Dia mengusir kami keluar dari rumah. Awalnya kami tidak menghiraukan omongan dia yang marah itu, tapi ketika melihat dia merangkak kedapur dan mengancam akan membakar rumah, kamipun mulai keluar. Ibuku, aku, dan adik perempuanku yang masih berumur 7 tahun hanya bisa menangis sambil membawa keluar barang-barang berlomba dengan api yang terus melahap rumah kayu kami sementara orang-orangpun mulai berdatangan untuk menolong dan menonton. Untunglah ibuku sempat mengambil simpanan uang sekitar 9 jutaan, dan perhiasaan, sementara aku dan adikku sempat membawa hampir semua pakaian kami. Nampaknya tidak ada pilihan lain untuk menghemat uang, kami terpaksa mengontrak sebuah rumah kecil yang tidak jauh dari situ. Rumah itu benar-benar sempit bagi kami bertiga, sehingga kamipun harus tidur satu...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda