Dikampung kami yang jauh dipelosok hutan kalimantan tidak ada sekolah sederajat SMU, jadi aku terpaksa bersekolah di kota kecamatan, kalau sudah liburan baru pulang kampung. Biasanya musim liburan bertepatan dengan 'musim banjir,' didaerah kami, jadi jika musim banjir maka kegiatan sehari-sehari kami dikampung lebih banyak berada didalam perahu. Aku senang sekali kalau banjir, karena bisa bermain perahu mengenang masa kecilku. Seperti biasanya tugasku dikampung yaitu mencari ikan dan kayu bakar. Karena itu begitu habis sarapan pagi aku siap-siap pergi mancing. Namun ketika aku membereskan perahu tak sengaja aku melihat ibuku sedang mandi, betapa mulus, seksi dan cantiknya. "Mak!" aku coba ngagetin dia, "kita pergi mancing yuk mak" aku bersikap manja. "Tugas mamak di rumah, kamu yang pergi mancing" ibuku menjawab. "Yuk, mak, kalau berdua kan dapatnya banyak dan cepat, ya kan Mak, nanti aku bantu juga pekerjaan mamak dirumah pulang mancing." "Iyalah!" ibu dengan gaya terpaksa. ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda