Nek Wiwa, baru saja berangkat ke pasar untuk membeli kebutuhan kami selama seminggu. Aku duduk di ruang tamu menonton TV dengan memakai celana pendek. AKu bertelanjang dada, karean memang hari agak gerah. Mungkin baru 5 menit nek Wiwaku pergi. Tiba-tiba datang adik Nek Wiwa. Aku biasanya memanggilnya Nek Sumi. Nek Sumi adik bungsu nek Wiwa, Umurnya 36 7 tahun. Nek Sumi lebih dulu menjanda dari Nek Wiwa. Ketiga anaknya sudah menikah semua dan tinggal jauh darinya. ANtara Nek Wiwa dan adik bungsunya Nek Sumi tak pernah akur. Nek Sumi hidup sesuka hatinya saja. Rumah mereka bersebelahan, hanya dibatasi oleh dinding papan saja. Pimtu langsung terbuka dan Nek Sumi langsung masuk, kemudian menutup pintu dan menguncinya. Tatapan matanya tajam. "Ada apa Nek?" tanyaku. Tak biasanya dia datang ke rumah Nek Wiwa. "Ada apa? AKu yang harus tanya. Enak ya negtonti nenekmu itu? Hayo jawab," katanya membentak. AKu terkejut sekali. "Siapa yang neg...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda