Demikian juga Suami Maimunah yang selalu mengeluarkan lendir (ngences) dari mulutnya dan terus terbaring di tempat tidur atau di dudukkan. Suami Maimunah, ayah Burhan sudah tak bisa ditangkap lagi, apa yang dibicarakannya. Sudah dibawa ke berbagai dukun yang mengatakan, pohon tempatnya memanjat itu ada hantunya, hingga harus dibuatkan syaratnya. Sudah berkali-kali disyarati, namun tak sembuh juga. Maimunah pun atas anjuran Burhan, selalu bercerita kepada tetangga, kalau dirinya selalu dipaksa oleh suaminya untuk betrsetubuh. Maimunah diminta dari atas dan harus begini dan begitu dengan bumbu mebenaskan, Maimunah terus bercerita kemana-mana. Tetangga pun merasa simpati kepada Maimunah.
"Hayo cepat... bawa jaring, biar kita kerja cari ikan yang banyak untu mengobati bapakmu," teriak Maimunah seakan marah kepada Burhan. Burhan pun dengan cepat menyiapkan segalanya. Mereka naik ke perahu dan berkayuh ke tengah laut, setelah isteri Burhan, menantu Maimunah memberikan bontot untuk makan ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda