Part 2 Keesokan harinya Ibu tidak berani melihat mataku ketika kita duduk sarapan di meja makan. Aku pikir aku telah melakukan kesalahan besar. Selesaii sarapan aku sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Saat Ibu masuk ke kamarku. “Mada” katanya, "kita perlu bicara." "apa ada yang salah. Bu?" Ibu tersipu. "Sayang kita tidak bisa mengulangi apa yang kami lakukan tadi malam" Sebelum aku protes lebih jauh ia memberi isyarat padaku untuk diam. "Sayang, ibu pikir malam tadi itu indah sekali. Ibu akan selalu mengenangnya. Tapi ibu tidak pernah mengkhianati ayahmu, kecuali tadi malam. Ini tidak akan terjadi lagi. " "Bu," aku protes saat aku bergerak ke arahnya dan menariknya ke arahku. “Ibu..Mada cinta ibu dan Mada tahu ibu cinta Mada. Berikan cinta kita kesempatan. "
Aku mencoba menciumnya tapi ibu menghindar dan menarik diri dari pelukanku dan menggelengkan kepalanya. "Ibu," kataku, saat dia sudah siap untuk meninggalkan kamar "Mada tidak akan pernah berhenti mencintai Ib...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda