"sekitar satu jam lagi bunda buatin. Ngga apa-apa kan? " Lagi-lagi, Markus ngga menjawab. Marcia menghela napas. Ia merindukan saat-saat dai dan Markis percakapan mereka. Ia merindukan senyuman dan lelucon norak dari anak laki-laki satu-satunya itu. Marcia menyadari kalau ia merindukan Markis hampir sama seperti ia merindukan mendiang suaminya. Tapi tidak ada yang bisa ia lakukan untuk membawa Guruh kembali. Tapi ia bertekad untuk melakukan apapun untuk membuat Markis ceria kembali. Pada saat itu, Marcia menyadari bahwa Amy sudah berhenti mengisap peyudaranya, Amy sudah tidur lagi! Sial…, pikirnya. Amu bahkan belum menetek payudara yang satunya. Dia membuka dasternya dan menekan lembut pada payudaranya yang tampak bengkak. Setetes susu keluar dari putingnya dan Marcia meringis. Payudaranya begitu begitu bengkak penuh susu, sedangkan pompa ASInya masih rusak! Dia mencoba membangunkan Amy, tapi Amy tidur nyenyak sekali! Jadi Marcia mulai memijat payudaranya sedikit, berharap untuk memer...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
ada sambungannya nggak bos? bagus banget bagaimana kalau amy kemudian diperistri oleh lo dan adik lo yang perempuan juga di perinstri oleh markis... asyik kayaknya
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda