Setelah menggarap Mbak Ratih dan Nia, aku diagung-agungkan oleh kedua orang itu sebagai pakar urat syaraf. Sebenarnya beberapa penghuni kost lainnya yang belum mendapat giliran sudah merayu-rayu ku untuk juga dipijat. Tapi aku agak menahan diri dengan alasan badanku sedang kurang fit atau alasan sibuk atau apalah.
Saat kami sedang bercengkerama, ibu kost bergabung ikut ngrumpi sambil nonton TV. “Dik Jay ini dipuji-puji abis ama Mbak Ratih dan Nia, katanya jago mijet dan tau susunan syaraf, belajar dimana sih dik,” tanya bu Rini
“Ah mereka memang suka melebih-lebihkan bu, saya cum...
Jumlah patah perkataan: 22786
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda