Kau Milikku Selamanya ?: bawa gadis cantik itu padaku... Aphelind: baik yang mulia dewa kegelapan... --Keesokkan paginya-- ?: (mengetuk pintu) seorang gadis membukakan pintu... Livia: Papa...! Baru pulang...? Aku rindu sekali... Aphelind: (menutup pintu) aku juga rindu padamu, sayang... (mencium paksa bibir Livia sambil membuka paksa celana dalam Livia. Menyentuh dan menggosok-gosok kelaminnya...) Livia: aahhh... Papa...... Aphelind: bagus sayang... organ seksualmu makin mirip ibumu yang sudah meninggal... Kau sebentar lagi akan mutlak jadi pengganti ibumu untuk memuaskan ayah... (mengemut payudara Livia) Livia: iya-iya... Hihi, geli pa... Puaskan aku, ayah... Aphelind: (mengeluarkan penisnya dan memasukkannya ke virgin sex Livia) hummmn... Makin rapat... Livia: Ah... Sambil berdiri seperti ini enak juga... Aaaaammmnn... Tentu saja... Sudah dua hari papa tidak merangsangku... Kan papa melarangku masturbasi supaya kelaminku rapat... Aphe...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda