Bis kota itu berjalan lambat. Kepadatan pagi itu membuat kendaraan ini berjalan hanya 20-30 km/jam. Seorang mahasiswi cantik bernama Lastri sedang berada di dalam bis kota itu menuju kampusnya yang cukup jauh. Ia mengenakan kaos lengan pendek dan rok sehingga menampakkan kulitnya yang putih, halus dan berbulu. Lastri berada dalam posisi berdiri di antara penumpang lain yang juga ikut berdiri di dalam bis kota yang sangat padat tersebut. Jam-jam berangkat kantor dan jam menjelang masuk sekolah ini membuat sarana angkutan murah ini dipenuhi penumpang. Biasanya Lastri berangkat ke kampusnya dengan menggunakan mikrolet. Tapi sejak adanya pemogokan mikrolet beberapa hari ini, mau tidak mau ia harus naik bis kota yang tidak begitu disukainya ini. Bagi Lastri, bis kota berkonotasi dengan penumpang yang sesak dan berjubel, terutama saat jam masuk dan pulang kantor atau sekolah. Apa yang dikhawatirkannya pun terjadi sehingga ia terjebak dalam kepadatan penumpang di bis kota ini. “Man...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda