Namaku Ilalang. Itu nama sejenis rerumputan. Aku sengaja menggunakan nama ini, karena dalam pengamatanku tumbuhan ilalang gampang hidup dimana-mana. Berserak di pepinggiran jalan. Ia menjadi saksi dari setiap kejadian di sekelilingnya, tanpa harus menonjolkan diri. Tapi terus terang, ada juga kegetiran di situ. Ilalang tak pernah diperhatikan makhluk lain, tak sebagaimana tumbuhan mawar atau melati. Ia terkucil sendiri. Dan kadang, sesekali dalam hidupku aku juga merasakan itu. Jangan heran bila nanti di beberapa tulisanku, nada getir ini bakal kental terasakan. Anggap saja itu perspektif penulis yang tak perlu diindahkan.
DIARY (1): TERAMUK GELOMBANG
Pagi itu Lang mulai hari dengan hati gembira. Seperti biasa, Kamis ini ia musti siaran radio jam 12 siang. Siaran untuk mengantar pendengar menikmati istirahat makan siangnya. Lang paling suka siaran jam-jam segini, hanya perlu sesedikit mungkin bicara, dan lebih banyak memilih lagu ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda