Amir Smith menoleh kesana kemari, suara jangkrik, kodok dan juga bunyi kresek-kresek membuatnya khawatir. Tak dapat dipungkiri hati Amir ciut dan nyalinya menguap entah kemana saat melayangkan pandangannya berkeliling, hanya cahaya senter sajalah yang membantunya berjalan menembus kegelapan malam di antara pohon-pohon besar.
“kresekkk.. kresekkkk.. kresekkk..”
Amir buru-buru menyorotkan lampu senternya kearah suara berkresekan yang semakin mendekat, terdengarnya sih seperti suara orang yang melompat-lompat, dengan berbisik-bisik Amir memanggil-mangil Santi yang berjalan di depan.
“Santii, Santtttiiiiii, “
“kenapa Bang ??”
“kamu denger suara kresek-kresek ngak ??”
“denger, yang kaya orang lagi lompat itu kan bang ??”
“Iya, Suara Apaan tuh ??”
“Ooo, itu cuma pocong koq Bang, tuh di belakang Abang..”
Seiring jawaban Santi, sesuatu melompat keras tepat di belakang tubuh Amir.
“HAAAHHH ?? WHUAAAAAAWW…!!“
Tanpa perlu melihat la...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda