Enam bulan kemudian, Hanim dan Liza meninggalkan kota kecilnya. Mereka ikut Jalil ke Kuala Lumpur. Jalil belum lama mereka kenal, tetapi mereka tidak peduli, mereka menginginkan hidup lebih baik ketimbang di kota kecilnya sendiri. Mereka tahu nasib apa yang bakal mereka terima di Kuala Lumpur nanti, diserahkan pada seorang germo yang namanya Tante Yeyet. Mereka pergi ikut Jalil tanpa sepengetahuan orang tua mereka masing-masing. Jalil menunggu mereka di stasion kereta api. Dari sanalah baru mereka bersama-sama menuju Kuala Lumpur. Liza berani ikut dengan Jalil ke Kuala Lumpur karena dia juga sudah tidak perawan lagi. Bukit pantatnya sudah ditoblos oleh Pandy. Pandy adalah pemuda yang sangat berpengalaman dengan wanita. Pandy pandai merayu.
Dan Hanim pun tergelincir dalam rayuannya dan berhasil digagahi Pandy, ia merupakan orang kedua yang pernah merasakan nikmatnya pantat Hanim selain ayah tiri Hanim.Sementara kereta berjalan dengan...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda