Aku datang ke kota ini karena diterima disalah satu Universitas, dan oleh papi aku disuruh tinggal dirumah Om Andri. Yani ternyata baru kelas 1 SMA. Dia anak tunggal. Badannya tidak terlalu tinggi, mungkin sekitar 165cm, tapi mukanya sangat lucu, dengan bibir yang agak penuh. Disini aku diberi kamar di lantai 2, bersebelahan dengan kamar Yani.
Aku sekarang sudah 3 bulan tinggal dirumah Om Andri, dan karena semuanya ramah, aku jadi betah. Lebih lagi Yani. Kadang-kadang dia suka nanya-nanya pelajaran sekolah, dan aku berusaha ngebantuin. Aku sering mencuri-curi memperhatikan Yani. Kalau dirumah, dia sering memakai daster yang pendek hingga pahanya yang putih mulus menarik perhatianku. Selain itu buah dadanya yang baru mekar juga sering bergoyang-goyang dibalik dasternya. Aku jadi sering membayangkan betapa indahnya badan Yani seandainya sudah tidak memakai apa-apa lagi.
Suatu hari pulang kuliah sesampainya dirumah ternyata sepi sekali. Diruang keluarga ternyata Yani sedan...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda