Setelah pemeriksaan pap-smear itu, Yusdi tidak pernah menyinggung atau membahasnya dengan Nadia. Ia tahu Nadia pasti merasa tidak enak atas semuanya itu. Paling sesekali ia bergurau dengan Doni tentang hal itu. Satu minggu telah berlalu sejak pemeriksaan pap-smear itu. Kehidupan berjalan normal seperti biasanya. Begitu pula kehidupan seks mereka. Pengalaman Nadia di ruang pemeriksaan pap-smear itu ternyata tidak membuatnya menjadi lebih mudah terangsang. Yusdi berharap pengalaman tersebut dapat membangkitkan gairah seksual istrinya walau hanya sedikit, namun ia harus memendam harapannya. Seperti biasanya kepuasan dalam berhubungan seks hanya dirasakan oleh Yusdi seorang. Selasa pagi ini semuanya berjalan seperti biasa. Yusdi dan Nadia memulai hari mereka dengan bersiap-siap untuk pergi ke kantor. Namun ada beberapa hal yang ‘tidak biasa’ yang telah Yusdi siapkan sejak seminggu lalu. Siang ini Yusdi harus hadir dalam meeting dengan divisi Nadia. "Nad, siang ini kamu ikutan meeting kan...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda