“Tolong, jangan pecat aku , Bang!” kata – kata itu terdengar memelas dari bibir mungil Fani yang memohon dengan memelas kepada Andi atasannya. Fani bekerja sebagai instruktur aerobik di tempat fitnes milik Andi sejak 2 tahun yang lalu. Hari itu ia mendapat surat pemecatan atas dirinya di karenakan kesalahannya yang cukup fatal, beberapa hari yang lalu, Fani bentrok dengan tamu pengunjung, kata-kata kasar meluncur deras dari bibir fani, hingga akhirnya sang tamu melaporkan perbuatan Fani kepada Andi pemilik fitnes center tempat Fani Bekerja. Fani menangis saat menerima surat pemecatan dirinya saat ia baru datang ke tempat kerjanya. Begitu ia mendapatkan surat itu, ia langsung menuju apartement tempat Andi tinggal. Untuk meminta kebijaksanaan memberikan kesempatan sekali lagi untuk bekerja.
“ aku sangat membutuhkan biaya untuk pengobatan ibuku, Bang, aku mohon, jangan pecat aku “ Sahut Fanni menangis sambil bersimpuh di kaki Andi, Andi menatap tajam mimik muka Fanni yang memelas, ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda