Ringgo, sepupuku, baru duduk di kelas empat SD. Baru saja ia tiba di rumah. Ringgo nongkrong di lantai teras depan rumah. Rumahnya kosong. Ayah dan ibunya pergi bekerja, sedangkan ia anak tunggal. Ringgo asyik membaca sebuah novel yang seharusnya hanya boleh dibaca oleh orang dewasa.
“Halo, Ringgo. Lagi asyik baca nih. Mama udah pulang belum?”, Datang seorang wanita cantik berusia sekitar tiga puluh tahunan. “Eh, Tante Tika. Mama belum pulang tuh!” jawab Ringgo sambil menyembunyikan novel yang dibacanya ke belakang tubuhnya. Tante Tika, adik ayah Ringgo, baru saja bercerai dengan suaminya. “Eh, Ringgo baca apa sih? Kok pake di umpet-umpetin segala? Tante boleh lihat nggak?” Setelah dibujuk-bujuk, Tommu mau menyerahkan novel itu kepada Tante Tika.
“Astaga, Ringgo. Masih kecil bacaannya ginian!”, seru Tante Tika setelah melihat sampul buku yang bergambarkan seorang gadis muda dengan busana yang sangat minim dan pose yang menggiurkan. Tante Tika lalu membolak-balik halaman nov...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda