ANDAIKAN kasus Fenti – Makbul ini terjadi secara sistemik, niscaya rumah sakit penuh pengantin wanita korban malam pertama. Soalnya macam Fenti ini, usai “bermalam pertama” tidak resmi, mengalami pendarahan hebat. Bahkan RS pun tak mampu mengatasinya, sehingga gadis belia itu tewas kehabisan darah gara-gara digauli kekasihnya.
“Malam pertama” adalah malam yang ditunggu-tunggu setiap pasangan pengantin baru. Meski penuh rasa deg-degan, tapi itu saat-saat paling mengasyikkan. Di situlah mereka mengenal apa itu maknanya “mbelah duren jatohan”. Tapi ingat, hal itu hanya boleh dilakukan oleh pasangan resmi yang sudah didaftar di KUA atau di lembaga lain bagi pasangan non Islam. Yang nekad melakukan sebelum resmi, itu namanya “ngebon”, padahal istri bukanlah koperasi atau tata usaha.
Nah, “tukang ngebon” tanpa bukti kwitansi rangkap tiga itu adalah Makbul, 24 (bukan nama sebenarnya), warga Muarojambi Prov. Jambi. Istri bukan, didaftar ke KUA juga belum, enak saja Fenti, 20 (bukan na...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda