"Lho, kok kencing kamu warnanya lain?" tanyanya kepada saya. Saya hanya mengangkat bahu. "Sama seperti tadi, eh, kok ini kamu mengecil?" tanyanya lagi sambi menunjuk ke kemaluanku. Saya kembali mengangkat bahu dan menjawab, "Nggak tahu yah.. tapi waktu tadi yang putih-putih itu keluar rasanya kok enak sekali", kali ini saya memberi respon. "Iya, saya tadi juga merasakan kayak gitu", katanya. "Mungkin ini sebabnya orang dewasa suka kayak gitu", sambungnya memberi alasan. "Maksudnya?" tanyaku tak mengerti. "Iya soalnya waktu tante saya datang dari Medan, waktu malam saya nggak sengaja liat tante sama suaminya sedang memasukkan kelaminnya seperti yang kita lakukan tadi, terus setelah saya intip lama, kemudian tante sama paman sama-sama bilang, Ahh.. dan kemudian mencabutnya, mungkin itu rasa nikmat karena cairan kayak gini keluar", Siska menjelaskan panjang lebar. "Ooo.. tapi rasanya enak lho, lain kali kita main kayak gini lagi mau?" ajak saya. "Ok, tapi kata mama saya, saya ngg...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda