Aku tidak mengerti, kenapa ibu mertuaku lama benar di dalam kamar mandi. Suara air tidak ada terdengar. Aku iseng mengintipnya dari kisi-kisi kecil. Duh... ibu mertuaku melakukan sesuatu. Di pinggir bak mandi aku melihat ada baby oil. Tutpnya terbuka. Lalu ibu mertuaku memasukkan terong ke dalam duburnya. Sejak kematian ayah mertuaku tiga bulan lalu, ibu mertuaku keliohatan suka berias diri dan bergenit ria. Aku biarkan saja, karena aku mendengar pintu dibuka dan isteriku memasuki rumah.
Sejak kematian ayahmertuaku, ibu mertuaku memang tinggal di rumah kami.Rumahnya yang besar, lima kamar, dia konrakkan kepada pekerja asing. Usianya berkisar 39 tahun. Anak pertamanya abang iparku, sudah menikah juga dan tingal Kalimantan. Istriku berusia 21 tahun dan kami sama-sama tinggal satu kota dengan ibumertuaku.
Pagi-pagi sekali, isteriku sudah pergi ke kantor. Aku hari ini akan kekantor siang hari. AKu bangu terlambat dan ibu mertuaku membanguni aku agar cepat mandi, sarapan sudah dia sed...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda