Cerita ini berawal dari masuknya Seorang staff saya di kantor. Pada awalnya Meri, demikian namanya hanya membantu di ruangan saya karena kami lagi ada proyek yang harus diselesaikan. Meri orangnya masih muda, bahkan terlalu muda menurut saya. Meri berusia 19 tahun dan baru tamat SMA. Orangnya montok dan berambut panjang. Lugu tapi manis. Pada mulanya saya tidak tertarik pada Meri, karena dari penampilan dia biasa saja dan pakaian juga blue jeans dan kaos.
Hingga pada suatu waktu saya melihat Meri menangis keluar dari kamar mandi. Iseng saya tanya dan dia curhat, kalau dia sudah hamil 1 bulan dengan pacarnya dan keluarga pacarnya tidak merestui. Dan hampir setiap hari saya melihat Meri menangis sampai minggu kedua, dia menyerahkan undangan pernikahan dengan pacarnya. Semua berjalan tanpa ada sesuatu yang istimewa. Pada usia kandungan yang ke 5 bulan, lagi-lagi saya melihat Meri menangis, dan dia cerita kalau suaminya mulai selingkuh, karena Meri tidak cocok dengan keluarganya ya...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda