“Mas, gue pergi dulu ya,” kata Budi pamit pada Kamal. Ia terlihat rapi dengan setelan jean, kaos oblong, plus jaket kulit yang ngepas ditubuhnya yang ramping berotot.
“Mo kemana kamu?” tanya Kamal yang sedang asik menonton siaran berita di televisi.
“Biasa mas, ngapel ke rumah Fiona,” sahut Budi cengengesan.
“Jangan kemalaman pulangnya,” pesan kamal.
“Beres boss,” sahut Budi sebelum menghilang dari tatapan Kamal. Tak lama suara sepeda motor Budi yang memekakkan telinga terdengar keras menjauh dari tempat tinggal Kamal.
Hari itu malam mingg...
Jumlah patah perkataan: 16929
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda