Lepas SMU di kampung aku pindah ke Jakarta cari kerja. Berkat bantuan seorang pamanku aku dapat pekerjaan di Jakarta, meskipun jadi pembantu.Yah pembantu rumah tangga laki-laki.
Resminya aku bukan pembantu, tapi bantu-bantu jaga rumah. Tetapi pada kenyataannya pekerjaanku tidak ubahnya seperti pembantu : menyapu dan mengepel lantai, mencuci mobil, belanja, masak, mencuci pakaian dan menggosoknya [setrika]. Tapi aku tidak kecewa.Aku sudah bersyukur masih punya pekerjaan, mendapat gaji, walau sekedarnya, bisa makan dan punya tempat tinggal gratis.
Apalagi majikanku : Bang Abdul Rah...
Jumlah patah perkataan: 8803
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda