Pak Hektor kembali berkata, "Jangan takut, Bapak takkan menyakitimu. Percayalah dengan Bapak. Disodomi itu enak sekali, loh. Tapi sebelumnya, Bapak ingin mencicipi kontolmu dulu." Sehabis berkata demikian, Pak Hektor langsung berlutut di depanku dan mulai memasukkan kontolku yang belepotan sperma ke dalam mulutnya. Tak ada rasa jijik sekalipun di wajahnya. Malah nampaknya dia sangat menyukai pejuh. Dengan rakus, sisa-sisa pejuh yang menempel di kepala kontolku dijilatiny...
Jumlah patah perkataan: 12832
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda