Pada awalnya aku tidak terlalu memperhatikan Pak Sandy.Dia beberapa kali datang ke kantorku untuk bertemu Bos Besar. Aku baru mulai meperhatikan dia waktu Bos Besar menyuruh aku mengantarkannya keluar kota, atau lebih tepat menyetir mobilnya keluar kota.
"Johan,kalau kamu nggak ada acara nanti sore,bisa nggak antar Pak Sandy ke Puncak", kata Bos Besar. "Bisa Pak" jawabku."OK, nanti sekitar jam 3 ya! Pak Sandy tunggu di kamarku", katanya pula."Baik Pak" sahutku. Bo...
Jumlah patah perkataan: 7301
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda