Aku masih belum bisa memejamkan mata meski badanku sudah sangat terasa lelah. Memang gak enak jadi orang miskin..! Kemana-mana harus naik bis. Berjubel seperti layaknya kambing. Sepertinya, hari ini memang hari sialku. Di sekolah dimarahi Pak Amin, guru fisikaku karena ngelamun, jalanan macet, dan sampai kosan tidak ada air. Sedangkan kepalaku tak berhenti terngiang.
Kejadian itu tak mau hilang dari pikiranku. Entah apa yang terjadi, tapi kejadian itu seperti layar tancap permanen di kepalaku. Aku merasa.. entahlah. Aku tak tau rasa apa ini.
------ seminggu yang lalu ------
Aku masih menganggapnya bercanda sewaktu mereka menangkapku. Bam, Nugi, Harry dan Danni. Kami memang biasa bercanda melepas lelah selesai pelajaran sekolah di ruang loker. Telanjang dada, kami mengeringkan keringat. Jadi siswa STM mesin memang melelahkan..! Bahkan, ketika yang lain sudah pulang, kami masih saja terus ngobrol atau sekedar bercanda dan iseng. Dan konyolnya, hanya karena aku tidak tahan geli...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda