Esok harinya, setelah sarapan, kami kembali bepergian. Setelah makan siang, aku dan Sharon berpisah dengan Nash dan Jim. Aku dan Sharon menjemput teman Sharon yang rencananya akan datang siang ini. Setelah setengah jam menunggu, akhirnya pesawat yang ditumpangi teman Sharon mendarat di Ngurah Rai.
Kami menanti teman Sharon keluar. Aku membayangkan seperti apa teman Sharon ini. Bahkan aku tidak tahu apakah ia pria atau wanita. Lalu kulihat Sharon melambaikan tangan. Di kejauhan kulihat seseorang membalas lambaian tangan Sharon. Aku terkejut. Ternyata teman Sharon adalah seorang wanita. Tingginya sekitar 180 senti. Kulitnya putih, ciri khas wanita. Yang kukagumi adalah bentuk badan wanita ini sangat sempurna. Seperti model-model yang ada di playboy. Buah dadanya cukup besar, hampir sebesar Sharon. Sepatu hak tinggi yang dikenakannya membuatnya semakin tinggi saja sehingga aku terlihat kecil di hadapannya.
Sharon kemudian memeluk temannya setelah ia menghampiri tempat kami berdiri. ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda