Sudah langganan, tiap hari makan siang di soto Pak Bagong. Sabtu,bangun kesiangan ngggak sempat sarapan, jam sebelas perut sudah gak bisa diajak kompromi. Makan pagi sekalian makan siang. Baru aja terima mangkok panas, datang sekelompok pasukan abu-abu, 5 cewek. Celotehnya berisik banget, Tempat duduk mendadak jadi penuh sesak. Kebetulan yg deket aku, penampakan bening. “Maaf, Om, bisa geser dikit” si bening bicara sopan banget. Kecil, imur, kulit putih bersih. Rambut sebahu. Tas ranselnya nampak kegedean di punggungnya. Tanpa bicara aku geser (mulut sedang penuh). Cewek putih ini naruh tas sekolahnya di bawah meja, karena kawatir jatuh dan tumpah ke jalan tas itu dijepit dg dua pahanya. Rok abu-abunya tersingkap ke atas, Nampak pahanya yg putih. Meliat pemandangan indah ini soto di mulut kok rasanya susah ditelan.
“Kok udah pulang, bolos ya?” kucoba memancing di air bening. “Eh, si Oom, sembarngan nuduh …kita memang udah pulang” yang protes cewek sebelahnya. “Pak, soto lima, cepe...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda