Seperti biasa, tiap sore sepulang kerja, aku selalu naik bis patas antar kota. Dari kota B, tempatku bekerja sampai kota C,berkisar satu sampai satu setengah jam. Dan biasanya, dari pangkalan bis di alun-alun, bis sudah penuh sesak, sampai berdiri berhimpitan.
Sore itu, aku telah berdesakan di dalam bis dengan sebelah kananku seorang ibu setengah baya yang sibuk menggendong anaknya yang bungsu, dan disampingnya anaknya yang lebih besar. Di sebelah kiriku lagi-lagi seorang ibu yang kelihatan lelah dengan setumpuk belanjaan yang kantongnya besar-besar. Di depanku, sungguh rejeki....seorang wa...
Jumlah patah perkataan: 4926
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda