Bintang-bintang gemerlapan menghiasi langit, suara-suara binatang malam seperti jangkrik, kodok dan burung hantu sudah mulai terdengar di daerah yang jauh dari keramaian kota itu. Di villa berarsitektur kuno itu hanya nampak nyala lampu di sebuah ruangannya. Ruang itu adalah sebuah workshop, alat-alat aneh dan dokumen-dokumen berserakan di sebuah meja panjang, pada salah satu sisi dindingnya penuh tempelan sketsa-sketsa desain dan coret-coretan hasil eksperimen, juga ada sebuah whiteboard yang diatasnya tergambar denah interior sebuah mesin dan angka-angka hitungan.
“Yes…akhirnya setelah tiga tahun!” pria setengah baya bertubuh gemuk pendek itu tersenyum girang setelah menyelesaikan sentuhan terakhir pada alat berupa kotak hitam kecil dengan tombol berbentuk hati berwarna pink.
Ia lalu berjalan keluar ruangan itu, tak lama kemudian ia kembali dengan membawa sebuah kandang berisi dua ekor marmot.
“Nah, sekarang waktunya!” ia menekan tombol berbentuk hati itu dan mengamati kedua...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda