Maaf nih, baru belajar nulis. jadi kalo ada salah kata ato repost mohon dihapus aja ya om mods. cerita ini berdasar kisah nyata seorang teman kami. Saya punya teman sebut saja dia Edy asal kota P, Sumatera Selatan. Kami kuliah di kota J. Pengalaman ini terjadi saat kami mengawali kuliah dan bersama dalam satu kontrakan. Suka duka kami lalui bersama sampai dalam hal pacaran pun kami saling membantu
Aku seorang anak yatim piatu dari rumah Bakti Ulu Klang.Aku tak tau asal usul aku dan siapa ibu bapa aku.Sehingga umur aku 15 tahun aku berjumpa dengan abang Is.Dia seorang pemuzik dan telah mengambil aku sebagai adiknya.Aku anggap abang is ayah,
ibu ,kakak dan abang aku.Abang Is berkenalan dengan kak Iqin,seorang guru dari Penang melalui IRC.Mereka tidak pernah berjumpa.Hanya bercinta melalui SM
Aku x tau le..semua yg aku baca ni betol ke x..tp ni pegalan pertama dan seterusnya mjadi buruan aku selanjutnya...ni le first time aku memantat ngan bini orang..seblum ni anak dara,janda nak kata jemu 2 x le..tp puas le kotey aku mgerjekan nye..walo pun aku dh bkahwin tp tetap juga nk carik pantat lain..ye le kata org..pantat ni rupe je sama tp rase lain2..mcm buah rambutan gak..ade masam ade man
"Saann..!" Jeritku lirih memanggil namanya saat untuk yang kesekian kali, puting susuku disedotnya kuat-kuat.
Aku menggelinjang kegelian. Hisapan itu nikmat luar biasa. Selangkanganku semakin basah dan meradang. Tubuhku menggeliat-geliat bagai ular kepanasan mengimbangi permainan lidah dan bibir Hasan di buah dadaku yang terasa semakin menggelembung keras.
"Oohh Kak.. Teteknya bagus banget
Sekedar untuk mengingatkan para pembaca sekali lagi, namaku Irma tapi biasa dipanggil I'in oleh orang di rumah. Aku sulung dari 4 bersaudara yang semuanya perempuan. Saat ini usiaku 34 tahun dan adik bungsuku Tita 21 tahun. Aku sangat menjaga bentuk tubuhku, dengan tinggi badan 167 cm dan berat badan 59 kg, tidak ada yang menyangka kalau aku sudah memiliki 2 orang anak yaitu Echa 6 dan Dita 3 tahu
Lalu dengan tenang Hasan membersihkan cairan kenikmatan yang masih terus mengalir keluar dari liang senggamaku, sementara aku masih menetralisir aliran nafasku yang tersengal-sengal setelah mencapai puncak orgasme yang luar biasa. Rasanya seluruh tubuhku remuk dan pegal, kemudian Hasan pamit ke kamar mandi untuk berkumur sebentar.
Beberapa saat kemudian dia kembali sudah dalam keadaan telanjan
Karena periode datang bulanku dan kepulangan suamiku dari tempatnya bekerja, membuat hubunganku dengan Hasan agak terganggu. Praktis selama dua minggu lebih kami tidak melakukan pertemuan sejak hubungan seks pertama yang kami lakukan. Memang pernah sekali dia datang ke rumahku tapi itu hanya untuk menemani Tita adikku yang juga pacarnya.
Selama dua minggu itu, aku selalu terbayang-bayang bagai
Pagi itu aku terbangun sekitar jam 05:45, dan aku merasa seluruh badanku sangat pegal dan linu. Setelah beberapa saat mengembalikan kesadaran, aku kembali teringat tentang malam hebat yang baru saja aku lalui. Bahkan saat malam pertama bersama suami dulu pun aku tidak merasakan kepuasan yang teramat sangat seperti ini. Bulu kudukku meremang saat mengingat tiap detik kejadian tadi malam. Lalu aku m
Saat aku sampai di depan pintu kamar kostnya yang terbuka, aku terdiam sejenak. Keraguan besar mendadak menyerangku, dan itu ternyata ditangkap oleh Hasan. Dengan tenang dia menangkap bahuku dari belakang dan dengan pelan dia mendorongku masuk ke dalam. Setelah menutup pintu dan menguncinya, lalu tangannya turun ke pinggulku dan kemudian memutar tubuhku sehingga kini kami saling berhadapan untuk p
Namaku Irma, tapi biasa dipanggil I'in oleh orang di rumah. Aku sulung dari 4 bersaudara yang semuanya perempuan. Saat ini usiaku 34 tahun dan adik bungsuku Tita 21 tahun. Aku sangat menjaga bentuk tubuhku, dengan tinggi badan 167 cm dan berat badan 59 kg, tidak ada yang menyangka kalau aku sudah memiliki 2 orang anak yaitu Echa 6 tahun dan Dita 3 tahun. Kalau menurut suamiku, teman-temannya serin
Aku mengenal Evi ketika sama-sama menunggu giliran bicara di sebuah Wartel yang pada malam itu cukup penuh. Dari awal kuperhatikan cewek itu sangat menarik perhatianku. Penampilannya asyik! Kulitnya yang putih dan bodinya yang bahenol membuatku berkali-kali mencoba mencuri pandang ke arahnya. Dandanannya juga oke. Dengan t-shirt ketat warna merah mencolok dipadu dengan celana jeans-nya yang juga k
Sebaik sampai di kebun buah-buahan milik suaminya jauh di pedalaman, Maria membentangkan tikar mengkuang yang di bawah dari rumah dan terus melihat pemandangan yang mengjihau di kebung berkenan.
Apabila Maria berpaling dia mendapati pemandunya, Pak Mat telah melondehkan kain sarongnya. Batang Pak Mat yang hitam, panjang dan lebar itu telah menegang.
Maria berdiri terpaku di tengah kebun yan