Cerita ini aku karang karena aku menginginkan diperkosa oleh laki-laki, yang tentu saja berkontol gedhe. Tapi kalau nama dan daerah yang aku ambil sebagai aktor cerita ini memang orangnya mendukung banget dengan keseharian mereka. Pembaca, sering aku berjalan di Tunjungan Plaza Surabaya sambil mencoba menggoda libido laki-laki yang aku anggap sesuai dengan seleraku tetapi tetap dengan penampilan yang santun dan enggak norak lho! tapi mereka cuma balik menggodaku itu saja...
Jumlah patah perkataan: 11981
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda