“Sama-sama ya brother” balas Perli menjawab salam ku. Belum lama kami ngobrol, tiba-tiba Yeni isteri Perli keluar dengan ditangannya membawa baki yang diatasnya minuman yang akan disuguhkan padaku. “Di minum ya bang” ujar Yeni sambil menyuguhkan minuman untuk ku di meja tamu. Lagi-lagi darah ku berdesir saat melihat belahan payudara Yeni yang putih terlihat olehku saat dia jongkok menyuguhkan air di depanku. “Sungguh indah belahan dada itu, Putih dan padat terlihat dari balik baju kaos Yeni. “Ingin rasanya aku mengulum nya dengan mulutku, sungguh menggirukan sekali buah dada Yani” ucapku dalam hati sambil sempat beberapa saat aku termenung. “Hei…. Hei…. Airnya diminum…, koq malah melongo” ujar Perli memecahkan lamunan fantasiku yang tergiur dengan keindahan buah dada isterinya. “i..iya… ini aku minum” ujar ku terperanjta sambil langsung tanganku langsung menerkam gelas minuman hingga air dalam gelas itu sedikit jadi tertumpah akibat kecerobohanku. “Mikirin isterimu ya” Ujar Perli...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda