Puas melumat bibir Yeni yang merah merakah, perlahan kini aku mulai meciumi daerah belakang telinga nya. Kertika tercium aroma rambutnya yang wangi aku jadi semakin terangsang dibuatnya. Pelan tapi pasti lehernya yang putih jenjang pun tak luput dari jilatanku, sambil tanganku juga terus bergerilya meraba-raba bagian perut dan gunung kembarnya.
Sejenak kuhentikan ciumanku, dengan kedua tanganku ku peganga bahu Yeni lalu ku putar tubuhnya hingga membelakangiku, kini tubuh bagian depannya menempel kedinding. Sejenak ku kembali terpana melihat keindahan tubuh Yeni, dari belakang dia sangat terlihat seksi dan menggiurkan sekali. Terus terang saja, jika di bandingkan isteriku, Yeni jauh lebih cantik. Tubuh Yeni montok dan tinggi, sementara isteriku bertubuh kecil namun imut-imut. Dibandingkan isteriku emang kulit Yeni sedikit lebih putih dari isteriku. Sungguh baru kali ini rasanya aku melihat wanita sesempurna dia. Sudahlah cantik, kullitnya putih mulus, pantatnya montok dan padat pula...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda