Hidup adalah perjuangan. Hal ini yang selalu melekat dalam benakku. Syukurnya, hingga saat ini aku selalu menginsyafi bahwa apapun yang aku peroleh adalah hasil perjuanganku semata. Hingga kemudian menjelang usia 40 tahun aku belum menikah, padahal tak kurang rasanya perjuanganku untuk memperoleh belahan hati.
Aku memang kemudian menikah, tidak dengan perjaka meski aku belum pernah menikah sebelumnya. Aku menikahi duda dengan sepasang putra putri. Setya, demikian namanya, bukan orang baru dalam kehidupanku. Aku mengenalnya sebagai teman jauh hari sebelum aku menikah dengannya. Saat itu dia belum bercerai dan aku kenal betul istrinya. Setelah bertahun-tahun kami tak saling berhubungan, secara tak sengaja kami bertemu lagi dengan status dudanya. Dunia memang tak bisa ditebak.
Sejak awal Setya sudah menceritakan sebab perceraiannya dan bahwa ia memiliki dua orang anak. Dengan segala...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda