Pada siang hari bolong itu awan semakin mengelap, mendung yang menggantung dengan angin menderu kencang menandakan sebentar lagi hujan deras akan turun. Pa’le Aji menyuruh Murni segera bersiap dengan memberesi ceret air dan rantang makanannya kemudian mereka bergegas pulang sebelum hujan turun. Murni adalah istri Wiji keponakan Pa’le Aji yang sejak kecil ikut Pa’le nya. Pa’le Aji ini adalah kakak bapaknya yang tidak mempunyai anak sendiri. Dan sesudah menikah pasangan itu tetap mengikuti Pa’le nya yang sangat sayang pada keponakannya. Sehari-hari mereka bahu membahu mencari sesuap nasi membantu Pa’le di sawah atau Bu’lenya yang buka warung kecil-kecilan di rumahnya. Seperti biasanya menjelang siang Murni mengantarkan makanan dan minuman Pa’le nya yang kerja di sawah. Hari itu kebetulan Wiji pergi ke kota untuk membeli pupuk dan bibit tanaman.
Rupanya hujan keburu turun sementara mereka masih di tengah hamparan sawah desa yang sangat luas itu. Hujan ini luar biasa lebatnya. Disertai ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda