Tropicana Café tidak begitu ramai malam itu, hanya segelintir orang yang duduk sambil menikmati lagu smooth jazz dimainkan pelan. Beberapa pasangan menikmati romantisnya suasana sambil berpegangan tangan atau minum segelas jus berdua. Di satu sudut yang remang, sesosok pria berkumis tertawa terkekeh – kekeh sambil menikmati gelas besar es teh yang tinggal berisi separuh. Di hadapan sang pria berkumis, notebooknya memainkan beberapa video yang hendak ia edit. Tak berapa lama kemudian, dua pasang kaki indah melangkah masuk ke café. Melihat dua sosok yang berdiri kebingungan di pintu masuk, pria berkumis tadi segera melambaikan tangan pada dua wanita cantik yang baru saja datang. Dua wanita cantik itupun langsung mendatangi si pria berkumis.
“Ma – Mas Roy Suryo? Se – sedang apa di sini, Mas?” tanya salah satu dari dua wanita jelita yang baru saja masuk. Nada suaranya bergetar karena gugup. Ia tidak menduga akan bertemu dengan ‘pakar’ itu di sini.
“Aku ada di sini kare...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda