Hujan rintik-rintik membasahi kota Jakarta. Fanny segera menekan tombol wiper agar tetes-tetes hujan cepat menyingkir dari kaca depan. Dari tape di mobilnya, terdengar alunan lembut suara sexy Sade. “Hhhhhhhhhhhh”, dengus Fanny.
Matanya melotot ke depan ke arah di mana terpampang pemandangan kemacetan di sepanjang Jl. Sudirman itu. Alunan lagu bahkan tak bisa mengusir rasa penat yang menyelimuti dirinya. Sepanjang Minggu ini benar-benar hari-hari melelahkan bagi dirinya. Ia harus menyiapkan materi iklan bagi klien barunya, perusahaan multinasional. Habis-habisan ia keluarkan ide. Tampaknya dalam presentasi siang tadi, ia cukup bisa mempesona sang klien. Dan kalau sudah terpesona begitu hanya tinggal follow up-nya saja.
Mobil bergerak beringsut maju tapi hanya bisa merayap perlahan. Jalan yang memang langganan macet bertambah lagi macetnya akibat turunnya hujan. Entah apa pula hubungan antara macet dan hujan, yang pasti setiap kal...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda