Saat kami tiba disalah satu kamar yang ada di didalam ruangan tengah rumahnya, Perli dengan posisi masih mengggandeng tangan ku tiba-tiba mengarahkan kami masuk kekamar tersebut. “Mau ngapa kita dikamar ini Perli” Tanyaku sembari perasaanku semakin bingung dengan apa sebenarnya yang dimaukan Perli. “ini!” Perli tba-tiba langsung memberi ku sebuah pil bulat berwarna pink. “Obat apa ini Perli” tanyaku penasaran. “Udah.. telan aja, kita kan udah lama tidak Happy bersama” ujar Perli lagi padaku. “Oooh” aku tau, apa yang ada di tangan ku adalah pil setan. Yah! “ini extasi alias inek’ tuturku dalam hati. Sambil ku berpikir-pikir dalam hati, ku lihat tiba-tiba Yeni dengan penampilan nya masih seperti tadi, masuk kekamar menghampiri Perli yang kulihat mulai sibuk hendak menyetel musik. “Aman bang… anak kita udah tidur dikamar sebelah” ujar Yeni memberi tau Perli suaminya. Sambil melirik kearahku kulihat Yeni dan Perli sama-sama sedang menegak sesuatu kemulutnya dan kemudian di...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda