Sekitar satu jam aku tertidur, ketika terbangun aku merasakan suatu perasaan yang Wah..., pokoknya lain dari biasanya. Aku melihat Mbak Ambar sedang mencetak dengan printernya, nampaknya perkerjaannya sudah hampir selesai.
Setelah pekerjaan Mbak Ambar selesai, dan mematikan komputernya, ia menghampiriku. "Co... badan Mbak Ambar pegel nih, pijitin dong... mau khan ?", pintanya. "Iya Mbak." jawabku.
Mbak Ambar langsung terlungkup di sofa panjang, setelah aku b...
Jumlah patah perkataan: 11759
Baca cerita seks sepenuhnya |
Penyelewengan laporan
Hantar cerita kepada kawan
Tulis pendapat anda
Anda mesti layari laman web untuk memberi pendapat anda