Setelah mempersiapkan semuanya, aku berpamitan kepada ibu dan adik-adikku, aku berjanji akan mengirim mereka uang setiap ada rejeki. Sudah berpamitan, aku berjalan mencari angkutan umum menuju terminal bus. Sambil menunggu angkutan datang, hpku berdering menandakan ada telepon masuk dan aku angkat,
“hallo dengan Danu?” terdengar suara lembut wanita diseberang sana menyapaku,
“iyya benar ini dengan siapa” jawab aku,
“Danu lagi dimana? Saya Lia”
“Ohh, maaf bu Lia saya tidak tahu, saya sedang menunggu angkutan menuju terminal, saya berangkat hari ini ketempat ibu Lia” jawab aku agak gugup,
“ga apa-apa, kamu hati-hati yah saya tunggu”.
Sesudah itu percakapan diputus dan ahirnya datang juga angkutan dan berhenti tepat di depanku, setelah aku naik, angkutan kembali berjalan menuju terminal. Selama perjalanan menuju Jakarta, aku selalu dibikin penasaran dengan sosok wanita calon majikan aku “Lia”. Aku jadi ngelamun sendiri, k...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda