Saat aku kesepian, tiba-tiba asepertinya aku mendapat durian runtuh. Saudara sepupuku ingin menitipkan anaknya yang masih berusia 13 tahun untuk bisa aku terima dan sekolahkan dengan biayaku sendiri, karena ketiadaannya. Apa salahnya? Toh aku perawan tua yang tak laku-laku. Semua orang mencibirku, setelah melihat wajahku yang kurang lumayan. Kalau ada laki-laki yang mau padaku, itu, karena tetekku besar dan pantatku juga bulat, sedangkan kyuliku yang sawo matang serta wajahku, pasti mereka kurang suka. Sekali lagi, kalau ada laki-laki yang menyukaiku, pasti mereka mau uangku. Preeetttt!
Aku berusia 38 tahun. Saat ayah ibuku menolak lamaran laki-laki yang paling kucintai, aku jadi tak mau lagi menikah. Hanya dengan demikian aku bisa melampiaskan dendamku kepada ayah dan ibuku serta saudara-saudaraku semua. Aku hidup sendiri dan mulai dagang kecil-kecilan. Dengan hemat dan kelihaianku, perlahan-lahan aku bisa bangki. Aku memilki sebuah rumah. Sebuah kilang padi dan aku jual beli hasil...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda