Sejak tinggal dirumah tante, aku bener-bener dimanja soal sex, juga soal duit. Sampai suatu ketika rumah tante kedatangan tamu dari Manado, namanya Tante Wina. Menurut tanteku Tante Wina ini tinggalnya di desa jadi agak kolot gitu. Tapi pas pertama dikenalkan, aku tidak melihat wajah desa dari Tante Wina. Raut muka yang cantik (nggak berbeda jauh dengan Tante Rini) dengan postur yang semampai lagipula putih bersih membuat orang tidak mengira kalau Tante Wina adalah wanita desa. Satu-satunya yang bisa meyakinkan kalau Tante Wina orang desa adalah logat bahasanya yang bener - bener medok.
Akupun langsung akrab dengan Tante Wina karena orangnya lucu dan suka humor. Bahkan aku sering ngeledek karena dialeknya yang ngampung itu. Wajahnya keliatan agak Indo dengan tinggi kutaksir 162 cm. Pinggangnya langsing, lebih langsing dari Tante Rini, dan yang bikin pikiran kacau adalah buah dadanya yang lumayan gede. Aku nggak tau persis ukurannya tapi cukup besar untuk menyembul dari balik daster....
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda