Sepulang sekolah, Amir dimintai tolong untuk mengantarkan Tante Shanty ke luar kota. Setelah selesai makan, atas perintah ibunya, Armaya terpaksa membonceng Tante Shanty ke suatu tempat, sejauh 27 Km dari rumah. Mereka menyusuri pantai sepanjang perjalanan. Sesekali kelihatan pemandangan yang indah. Tapi ada sesuatu yang lebih indah dalam pikiran Armaya. Sepanjang perjalanan, hanya beberapa kilometer saja Shanty (30 tahun) tidak memeluk Armaya (16 tahun) di boncengan sepeda motor bebeknya. Pelukan rapat Shanty di dalam perjalanan itu, membuat Armaya merasakan sesuatu. Gesekan dan senggolan dua buah tetek yang menempel di punggungnya, membuat remaja itu menjadi salah tingkah. Sampai di sebuah pantai landai, Armaya menghentykan sepeda motornya dan permisi pada Shanty untuk, buang air kecil. Shanty pun mengerti kenapa. Sebeb sebenarnya, Shanty sendiri yang berupaya, agar Armaya bisa jadi horny. Armaya langsung berlari ke semak-semak dan bersembunyi di sebalik pohon lalu melepaskan air ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda